Google mengidentifikasi konten sebuah laman atau web melalui anchor text.  Bahkan anchor text dianggap mampu menjelaskan laman dengan lebih akurat dibanding laman itu sendiri.  Inilah sebab mengapa anchor text adalah salah satu strategi penting yang digunakan Jasa SEO Jakarta dalam optimasi web.  Agar lebih memahami pentingnya anchor text, yuk simak penjelasan berikut ini.

Pengertian Anchor Text

Anchor text merupakan sepotong teks yang berisi tautan link.  Biasanya anchor text akan tampil sebagai potongan teks bergaris bawah atau berwarna biru.  Potongan teks ini dapat Anda klik dan secara otomatis membuka laman yang dilampirkan dalam tab baru.  Anchor text adalah informasi tambahan bagi pembaca dan mesin pencari tentang lampiran link yang Anda tampilkan.

Apa yang Dimaksud Dengan Generic Anchor Text?

Generic anchor text adalah tautan link yang berisi teks petunjuk atau perintah.  Kata yang paling umum digunakan adalah “disini”, “klik disini”, “baca disini”, atau “temukan disini”. 

Selain generic, terdapat berbagai jenis anchor text lainnya yakni branded, exact-match, partial match, naked link, dan images.  Berbagai jenis anchor text ini digunakan oleh  jasa SEO murah untuk mengoptimasi sebuah web.  Penggunaan berbagai jenis anchor text ini lebih disarankan untuk menghindari penalti dari Google. 

Tips Penggunaan Generic Anchor Text

Membuat anchor text tidaklah sulit, namun ada baiknya jika Anda menggunakan tips berikut ini:

1. Efisiensi Kata

Efisiensi tetap harus diperhatikan meski geenric anchor text tidak mengandung banyak kata.  Anda perlu memilih kata petunjuk yang menggugah keingintahuan pembaca.  Jangan gunakan kata yang terkesan memaksa.

2. Gunakan Kalimat Pengarah yang Sesuai

Letakkan generic anchor text pada kalimat yang mengarahkan pembaca pada suatu informasi.  Contohnya: 1) Harga jasa SEO murah dapat Anda lihat disini, 2) Tips penggunaan keyword konten dapat Anda disini.

3. Hindari Mengulang Kata

Jaya SEO Jakarta menyarankan penggunaan generic anchor text yang baik cukup 1-5% dari total kata dalam artikel Anda.  Selain itu hindari kata kunci yang berulang, gunakan sinonim dari kata kunci agar terhindar dari status over optimization dari Google.