Bagi seorang blogger memiliki artikel dengan peringkat di halaman pertama mesin pencari adalah kebanggaan tersendiri. Di samping itu, dengan artikel yang mendapatkan peringkat di halaman pertama artinya para pengunjung diarahkan untuk membuka halaman kamu.

Optimalisasi SEO

Dengan demikian traffic blog atau website yang kamu bangun pun semakin meningkat. Selain bisa memaksimalkan plug in ads yang akan menjadi pundi-pundi penghasilan, keuntungan ini juga membuat kamu menjadi lebih semangat untuk melanjutkan hobi bloggingmu.

Namun untuk bisa meraih peringkat di halaman mesin pencari tidak semudah membalikkan telapak tangan. Kamu harus berusaha sekuat tenaga dalam mengoptimalisasikan setiap artikel pada blog atau websitemu dengan menggunakan teknik SEO friendly. Dengan begitu artikel yang kamu buat akan lebih mudah terdeteksi oleh mesin pencari.

Salah satu cara untuk mendapatkan reputasi di halaman pertama adalah dengan merumuskan keyword yang tepat pada setiap artikel yang kamu muat. Kamu tentu tahu keyword adalah sejumlah kata kunci yang diketik di kolom mesin pencari oleh para pengguna internet. Namun kini pertanyaannya adalah bagaimana keyword yang tepat?

Kamu bisa saja membahas suatu artikel kemudian memberi penekanan pada beberapa kata yang menggambarkan ide utama dari artikelmu. Namun penekanan kata seperti itu saja belum cukup untuk dikatakan sebagai keyword yang tepat.

Keyword yang tepat bisa menjembatani antara artikel yang kamu buat dengan kata kunci yang diketik dengan tepat sasaran. Cara untuk mencari tahu kata kunci apa yang banyak dicari dan tepat sasaran bisa kamu lakukan dengan merumuskan kata kunci melalui website khusus atau keyword planner yang disediakan oleh Google.

4 Jenis Keyword Yang Harus Kamu Ketahui Dalam SEO

Agar keyword yang kamu masukkan tepat sasaran, berikut ini kami berikan ulasan tentang empat macam keyword yang perlu kamu ketahui. Simak ulasannya berikut ini!

1. Long Tail Keyword

Salah satu jenis keyword yang paling populer dan banyak digunakan adalah long tail keyword. Ciri dari long tail keyword terdiri dari jumlah katanya yang relatif lebih panjang.

Long tail keyword cocok untuk digunakan bagi kamu yang masih memulai menggeluti bidang blogging karena tingkat kompetisinya yang cenderung lebih rendah sementara tingkat presisinya relatif lebih tinggi.

Beberapa contoh long tail keyword misalnya ‘Daftar Handphone Android Gaming‘, ‘Smartphone Murah Untuk Gaming‘ dan ‘Rekomendasi Laptop Gaming Murah’.

2. Short Tail Keyword

Kebalikan dari long tail keyword, short tail keyword adalah kata kunci yang hanya memuat setidaknya satu sampai dua kata saja. Short tail keyword tidak disarankan bagi para blogger pemula sebab tingkat kompetisinya yang lebih tinggi.

Kebanyakan para pengguna short tail keyword adalah para profesional yang expert di bidang SEO. Beberapa contoh short tail keyword misalnya ‘Laptop’, ‘Smartphone‘ dan ‘Android’.

3. Keyword Musiman

Seperti namanya, keyword jenis ini memiliki jangka popularitas yang sangat terbatas. Dengan kata lain bergantung pada musim-musim tertentu saja pencariannya akan meningkat. Misalnya keyword yang berhubungan dengan pertandingan olahraga seperti ‘Hasil Pertandingan Real Madrid vs Juventus’.

4. Keyword Abadi

Kata kunci yang tidak terbatas oleh waktu disebut dengan keyword abadi. Keyword abadi terus dicari dari waktu ke waktu untuk sejumlah keperluan. Keyword ini bisa membantu meningkatkan popularitas artikel dan website kamu.

Salah satu contoh kata kunci abadi adalah ‘Cara mengatasi jerawat’, ‘Skincare untuk kulit berjerawat’, ’10 Step Skincare Korea’ dan seterusnya.

Dengan begitu penyajian didalam websitemu pun bisa terlihat dengan sempurna , kunjungi layanan kami di http://jayawebsite.com/ untuk mengetahui informasi lebih lanjut