Mesin Trowel, meski terdengar asing bagi masyarakat umum namun istilah mesin tersebut sangat familiar di kalangan pekerja proyek bangunan. Ya, alat ini memang merupakan salah satu alat konstruksi karena itu bisa dipastikan, dimana ada pekerjaan kontraktor maka disitu juga kita bisa menjumpai mesin ini.

Dari segi fungsi alat tersebut berguna untuk meratakan permukaan plesteran khususnya pada area lantai. Bentuknya terdiri dari bagian handle, motor penggerak, dan bagian baling – baling. Nah, pada bagian baling – baling yang juga disebut slide inilah mesin tersebut bisa meratakan serta merapikan permukaan plesteran.

mesin-trowel

Harga mesin trowel di pasaran pada umumnya bagi para kontraktor cukup bervariasi tapi relatif terjangkau. Namun tetap saja ada klasifikasinya berdasarkan mutu serta nama besar merek yang mengusungnya.

Setidaknya dari harga yang terdiri dari beberapa klasifikasi tersebut, kontraktor jadi bisa menyesuaikannya dengan budget yang mereka miliki. Lagipula segala merek dari mesin inipun fungsinnya sama saja. Yang penting alat ini tersedia, selanjutnya tinggal bagaimana pekerja memaksimalkan penggunaannya.

Tapi dibalik itu semua apa sebenarnya yang menjadikan alat ini sangat penting sehingga harus selalu ada pada proyek konstruksi?

Kebetulan artikel ini sengaja dibuat untuk menjawab pertanyaan tersebut dan penjelasannya ada di bawah ini.

 

Di Balik Pentingnya Penggunaan Mesin Trowel

Permukaan Beton Rata Dan Rapi Tuntutan Wajib Bagi Kontraktor

Perlu anda ketahui bahwa pada dasarnya alat ini menjadi sangat penting di dalam pekerjaan konstruksi karena fungsinya adalah untuk meratakan permukaan beton. Di sisi lain pekerjaan ini sangat penting untuk diperhatikan karena berpengaruh terhadap pekerjaan lain yang secara langsung berkaitan dengan proses perbetonan.

penggunaan-mesin-trowel

Contohnya proses pengecatan, pemasang keramik, pemasangan vinyl, dan sebagainya sehingga membuat kontraktor harus memberikan hasil terbaik.

Perataan Dengan Mesin Lebih Mudah dan Maksimal Dibanding Cara Manual

Memang sebenarnya proses perataan beton bisa dikerjakan dengan metode sederhana yaitu memanfaatkan sebilah screed, namun hasil yang didapatkan jelas berbeda.

Teknik manual tersebut hanya mengandalkan tenaga manusia saja. Dengan demikian tingkat kerataan maupun kerapihan permukaan beton sulit untuk dibuat konsisten antara bagian satu dan bagian lainnya.

cara-manual

Mungkin bisa saja memberikan hasil optimal namun itu membutuhkan keterampilan tukang tingkat tinggi. Jadi bukan hal mudah. Sudah begitu profesionalitas tim pekerja kontraktor pun dipertaruhkan disini.

Apalagi bila yang dikerjakan tergolong bangunan berkelas maka terang saja kontraktor akan berpikir dua kali untuk menerapkan cara tradisional tersebut.

Maka wajar saja kontraktor lebih cenderung memanfaatkan trowel demi mendapatkan hasil pekerjaan yang maksimal dan bisa memuaskan kliennya. Selain itu menggunakan alat ini jelas proses perataan dengan mudah bisa diselesaikan. Cukup mempercayakan pengoprasiannya kepada operator berpengalaman maka pasti mesin ini bisa menunjukan peforma terbaiknya.

Pekerjaan Kontraktor Dikejar Deadline

Ketika menangani suatu proyek tentu saja kontraktor telah terikat sebuah perjanjian kerja sama bersama kliennya. Dalam hal ini mereka pun akan berhadapan dengan jangka waktu atau deadline yang mengharuskan mereka untuk menyelesaikan proyek tersebut.

Karena dikejar waktu dan tidak bisa bersantai – santai dalam bekerja maka otomatis mereka pun akan menerapkan metode kerja yang paling efisien terhadap waktu. Karena itu, dimana proses perataan beton berlaku pada area yang cukup luas, trowel pun menjadi sangat penting untuk dipergunakan.

pekerjaan-deadline

Bagaimanapun bekerja dengan mesin selalu lebih cepat jika dibandingkan ketika berkerja hanya dengan mengandalkan tenaga manusia. Apalagi pekerjaan ini kaitannya dengan konstruksi, di zaman modern ini kecil kemungkinan ada kontraktor yang melewatkan pengunaan alat – alat konstruksi.

Jadi kurang lebih begitulah mengapa alat ini menjadi sangat penting dan selalu dibutuhkan oleh para kontraktor ketika sendang mengerjakan proyek. Setidaknya pertimbangan kontraktor sendirilah yang menentukan seberapa dibutuhkannya alat tersebut.

Jika kemudian mereka menilai mesin trowel tidak terlalu urgent untuk disediakan maka tentu mereka telah memperhitungkan bahwa pekerjaan mereka masih bisa memberikan hasil maksimal khususnya ditahap perataan beton meski hanya mengandalkan teknik manual menggunakan screed beton dari bahan balok kayu atau papan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *