Memulai Bisnis Percetakan!

Setelah mengetahui bahwa salah satu bisnis yang tidak pernah mati adalah bisnis percetakan, kini saatnya bagi kamu mulai mewujudkan niat menjadi aksi nyata. Bisnis percetakan tergolong bisnis yang susah-susah gampang. Artinya ketika kamu membuatnya menjadi menyenangkan, maka bisnis percetakan ini akan sangat mudah sekali dilakukan serta bisa menghasilkan omzet yang terbilang besar. Namun ketika kamu membuatnya terasa sulit karena sejumlah alasan, maka bisnis percetakan ini akan sangat sulit untuk kamu jalankan. Salah satu alasannya karena bisnis percetakan sangat bergantung dari orderan konsumen. Artinya kamu harus pandai untuk mengontrol gengsi yang kerap kali menjadi rintangan seseorang dalam menjalankan bisnis. Termasuk halnya bisnis percetakan ini.

Pahami 4 Hal Ini Untuk Memulai Bisnis Percetakan

Untuk membantu kamu dalam mempersiapkan diri, tidak hanya secara finansial namun juga mental dalam menjalankan bisnis percetakan ini maka kami telah meringkas beberapa hal yang perlu kamu perhatikan dengan cermat. Apa saja hal-hal itu? Yuk simak ulasannya berikut ini.

1. Peka Terhadap Peluang Di Sekitar Kamu

Besar atau kecil, setiap memulai bisnis memang membutuhkan modal awal. Baik modal materi maupun non materi. Dalam menjalankan bisnis percetakan kamu membutuhkan kedua modal tersebut untuk bisa membesarkan usaha rintisanmu ini.

Modal materi kamu butuhkan untuk membeli sejumlah sarana dan prasana operasional. Seperti printer, tinta dengan spesifikasi khusus serta kertas. Yang mana ketiganya adalah modal basis yang harus kamu miliki bila ingin memulai bisnis percetakan. Tidak kalah penting dengan modal materi, modal non materi pun tidak boleh kamu lewatkan. Justru dalam merinstis bisnis percetakan kamu harus memiliki modal non materi. Misalnya berani dalam menawarkan jasa dan produk tali id card yang kamu usungkan. Dengan demikian kamu harus benar-benar peka dalam melihat peluang di sekitar kamu.

Misalnya saja apabila di lingkungan sekitarmu ada yang mengadakan acara. Kamu bisa melakukan pendekatan secara personal untuk menanyakan apakah mereka membutuhkan jasa pembuatan dan pencetakan undangan, umbul-umbul atau banner. Bila benar mereka membutuhkan, maka jangan sia-siakan kesempatan ini!

2. Hindari Jual Mahal Dalam Menerima Orderan

Di samping pandai melihat peluang yang ada, penting pula dalam mempertimbangkan orderan yang akan kamu terima. Namun pada masa-masa awal kamu menjalankan bisnis ini, mempertimbangkan orderan bukan berarti kamu harus menolaknya karena untung yang terbilang sedikit.

Pada masa-masa awal menjalankan bisnis, termasuk bisnis percetakan, kamu tentu tidak akan langsung menjulang untung yang berlimpah. Bahkan sebaliknya, di tiga tahun pertama pembukuanmu bisa berulang kali minus karena harus membeli alat-alat operasional. Namun hal itu bukan masalah asalkan para konsumen merasa puas dengan pelayanan kamu dan terus menggunakan jasa percetakanmu. Dengan demikian sirkulasi keuanganmu tidak akan stagnan dan terus berputar.

3. Utamakan Kepuasan Konsumen

Merintis usaha bukan alasan bagi kamu untuk menggunakan barang-barang dengan low quality. Alasan baru pertama dan minimnya pengalaman tidak akan diterima oleh para konsumenmu. Yang mereka tahu mereka sudah membayar sejumlah uang untuk mendapatkan hasil terbaik yang telah kamu janjikan. Artinya, dengan segenap usaha dan cara yang dapat kamu lakukan kamu harus bisa memaksimalkan produk dan jasamu sehingga konsumen merasa puas. Dengan kepuasan konsumen yang signifikan akan berdampak pada siklus bisnismu ke depannya.

4. Jangan Malu Untuk Bertanya

Sebagai first timer dalam menjalankan bisnis percetakan tentu kamu sering kali mengalami kebingungan. Untuk itu jangan pernah merasa malu untuk bertanya. Sembari mencari pemasok bahan-bahan kamu bisa sembari bertanya dan bertukar pikiran dengan mereka yang sudah banyak memiliki pengalaman. Dengan demikian ilmu kamu semakin bertambah untuk mengembangkan bisnis percetakan ini.