5 Faktor Terpenting Dalam Memilih Paket KPR

Memilih KPR untuk kredit rumah tangerang bukan perkara mudah bagi banyak orang. Banyak yang mengeluh akan banyak nya persyaratan.

Maka dari itu, saya akan meringkas hal-hal penting yang perlu dievaluasi ketika memilih KPR.

  1. Bunga

Berapa bunga yang dibebankan pinjaman KPR? Semakin tinggi bunga nya, makin besar jumlah cicilan nya.

Lakukanlah survey paket di beberapa bank untuk mengetahui pasaran mengenai besar nya bunga.

  1. Konvensional vs Syariah

KPR Konvensional memiliki cicilan tetap hanya beberapa tahun saja. Sisa nya berfluktuasi (floating) mengikuti pergerakan bunga.

KPR Syariah menawarkan cicilan tetap sepanjang tenor. Tapi, cicilan nya lebih tinggi dari KPR Konvensional. KPR Syariah, memberikan kepastian pinjaman dengan cicilan sampai masa kredit selesai.

  1. Bunga Masa Floating

Banyak peminjam KPR Konvensional yang jarang mengetahui komponen suku Bungan floating. Akibat nya, peminjam tidak mengetahui cukup nya sisa pendapatan bulanan untuk membayar cicilan bulanan KPR bungan masa floating.

Ketika bunga naik, ada saja peminjam yang kaget dan tidak bisa membayar nya.

  1. Biaya Proses Kredit KPR

Dalam biaya proses kredit KPR, banyak biaya terkait. seperti biaya admin, biaya notaris, asuransi, dll. Jumlah juga cukup signifikan. Seperti untuk pinjaman diatas 500 juta, komponen biaya bisa mencapai 20 juta ke atas.

Kerapkali, peminjam tidak mempersiapkan diri untuk membayar biaya ini. Sementara, apabila biaya tidak dilunasi, maka proses kredit tidak bisa diselenggarakan.

Beberapa bank dapat memberikan jalan keluar dengan menawarkan pembayaran biaya melalui potongan kredit KPR yang diambil. Tentu saja, implikasi nya jumlah kredit akan jauh lebih besar.

Biaya-biaya ini terkadang dapat ditawar, maka ini bisa dicoba.

  1. Syarat Dokumen Sangat Ketat

Setiap bank memiliki persyaratan dokumen yang berbeda-beda. Ada yang sangat ketat, ada yang gampang.

Banyak bank skala kecil yang syarat nya lebih mudah, tapi konsekuensi suku bunga jauh lebih besar. Sebalik nya, bank yang memberikan suku bunga rendah biasa nya memiliki syarat yang lebih ketat untuk mengurangi risiko.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *